Manfaat Cinta Bikin Tubuh Lebih Sehat - Setiap orang pasti mengalami jatuh cinta dan rasanya gak bisa di ungkapkan dengan kata-kata dari mulut. Tapi tidak terlalu banyak orang yang mengetahui tentang Manfaat Cinta Bagi Kesehatan kita. Sekarang saya akan memberikan sedikit tips Manfaat Cinta Bikin Tubuh Lebih Sehat . Berikut ini adalah ulasannya.
Datang Kurang Dari 5 Detik
Dr. Stephanie Ortigue, assistant professor of Psychology di Syracuse University, New York, AS, mengungkap, rasa cinta dapat terjadi dalam waktu kurang dari 5 detik! Ortigue menjelaskan bahwa reaksi yang ditimbulkan saat kita sedang jatuh cinta bagaikan kecanduan kokain. Kenapa? Karena ketika Anda jatuh cinta, 12 area di otak memproduksi sejumlah senyawa kimia yakni dopamine, endorphin, oxytocin, phenylethylamine hingga adrenaline, yang mampu mendongkrak perasaan bahagia. Senyawa kimia tersebut mendorong tumbuhnya euphoria di pusat otak yang mengelola metafora kognitif, pemahaman bahasa, daya penglihatan dan pencitraan tubuh dalam waktu sangat singkat, bahkan lebih cepat dari kedipan mata sekalipun!
Perasaan romantis atau jatuh cinta tidak hadir begitu saja. Tentu ada yang berperan dalam proses ini. Lantas pasti yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, sebenarnya siapa yang berperan dalam proses terjadinya jatuh cinta?
Apakah Hati Atau Justru Otak?
"Itu pertanyaan yang sulit dijawab. Karena prinsipnya, otak yang paling berpengaruh. Namun, hati juga berperan, karena konsep dari cinta adalah dari bawah ke atas (hati ke otak) dan dari atas ke bawah (otak ke hati). Sebagai contoh, pengaktifan di beberapa bagian otak dapat menstimulasi hati," kata Ortigue.
Terkadang jatuh cinta memang membingungkan. Ada orang yang mudah jatuh cinta secepat kilat, misalnya jatuh cinta gara-gara online chatting, berkenalan saat sama-sama mengantre tiket konser, atau bahkan 'kesetrum' saat workout di gym. Namun, di sisi lain, sejumlah orang harus 'berjuang' untuk menemukan faktor X atau yang biasa disebut 'chemistry' untuk bisa merasakan jatuh cinta.
Sutradara di Balik Jatuh Cinta
Seperti yang telah dilansir di atas, beberapa hormon yang berpengaruh bagi orang yang tengah jatuh cinta di antaranya dopamine, phenylethylamine, adrenalin, endorphin. Umumnya, mereka yang tengah jatuh cinta akan mengalami gejala seperti ini: jantung berdetak lebih cepat ketika bertemu pujaan hati, nafsu makan berkurang, menjadi lebih mellow atau gombal (atau mungkin digombali-red) dari biasanya. Gejala tersebut ternyata berkaitan erat dengan berbagai hormon yang mengalami peningkatan produksi pada saat Anda sedang jatuh cinta.
Dopamine, jika Anda bertemu dengan si dia, hormon inilah yang akan bekerja. Reaksinya seperti kokain yang dapat membuat Anda ketagihan. Itulah yang membuat seorang yang sedang terkena 'panah si cupid' merasa selalu ingin bertemu dengan pasangannya.
Endorphin, tentu Anda sudah sering mendengar namanya. Hormon ini juga dihasilkan tubuh saat Anda asyik mengunyah cokelat. Hormon yang menghadirkan rasa bahagia ini, muncul saat Anda merasakan kegembiraan maupun orgasme. Hormon ini boleh dibilang 'morfin' bagi tubuh karena berdasarkan berbagai penelitian, struktur yang dimiliki endorphin sana dengan struktur yang dimiliki morfin yang akan menimbulkan efek 'melayang', menciptakan sensasi bahagia. Karena strukturnya disamakan dengan morfin, maka endorphin dianggap memiliki fungsi yang sama. Hanya saja yang membedakan, morfin membuat kecanduan sedangkan endorphin tidak. Namun, rupanya ketika kita jatuh cinta, hormon ini juga bekerja. Oleh karena itu, orang yang jatuh cinta merasa bahagia dan kadang-kadang jadi berlebihan.
Phenylethylamine dan adrenaline, kedua hormon ini saling berhubungan. Seberapa sering Anda mengirimkan (atau senang mendapat kiriman) rayuan gombal dengan kata-kata super-romantis ala Shakespeare? Anda harus tahu siapa 'dalangnya'. Ya, phenylethylamine yang menjadi otaknya. Sedangkan yang membuat jantung berdegup kencang atau membuat Anda kehilangan nafsu makan karena organ pencernaan bekerja lebih lambat akibat munculnya adrenaline. Keduanya saling berkaitan.
Itu tadi Sedikit info mengenai cinta yang berguna untuk tubuh. Semoga anda juga bisa merasakan Manfaat Cinta Bikin Tubuh Lebih Sehat. Semoga informasi mengenai Manfaat Cinta Bikin Tubuh Lebih Sehat ini berguna untuk anda.
More about → Manfaat Cinta Bikin Tubuh Lebih Sehat
Datang Kurang Dari 5 Detik
Dr. Stephanie Ortigue, assistant professor of Psychology di Syracuse University, New York, AS, mengungkap, rasa cinta dapat terjadi dalam waktu kurang dari 5 detik! Ortigue menjelaskan bahwa reaksi yang ditimbulkan saat kita sedang jatuh cinta bagaikan kecanduan kokain. Kenapa? Karena ketika Anda jatuh cinta, 12 area di otak memproduksi sejumlah senyawa kimia yakni dopamine, endorphin, oxytocin, phenylethylamine hingga adrenaline, yang mampu mendongkrak perasaan bahagia. Senyawa kimia tersebut mendorong tumbuhnya euphoria di pusat otak yang mengelola metafora kognitif, pemahaman bahasa, daya penglihatan dan pencitraan tubuh dalam waktu sangat singkat, bahkan lebih cepat dari kedipan mata sekalipun!
Perasaan romantis atau jatuh cinta tidak hadir begitu saja. Tentu ada yang berperan dalam proses ini. Lantas pasti yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, sebenarnya siapa yang berperan dalam proses terjadinya jatuh cinta?
Apakah Hati Atau Justru Otak?
"Itu pertanyaan yang sulit dijawab. Karena prinsipnya, otak yang paling berpengaruh. Namun, hati juga berperan, karena konsep dari cinta adalah dari bawah ke atas (hati ke otak) dan dari atas ke bawah (otak ke hati). Sebagai contoh, pengaktifan di beberapa bagian otak dapat menstimulasi hati," kata Ortigue.
Terkadang jatuh cinta memang membingungkan. Ada orang yang mudah jatuh cinta secepat kilat, misalnya jatuh cinta gara-gara online chatting, berkenalan saat sama-sama mengantre tiket konser, atau bahkan 'kesetrum' saat workout di gym. Namun, di sisi lain, sejumlah orang harus 'berjuang' untuk menemukan faktor X atau yang biasa disebut 'chemistry' untuk bisa merasakan jatuh cinta.
Sutradara di Balik Jatuh Cinta
Seperti yang telah dilansir di atas, beberapa hormon yang berpengaruh bagi orang yang tengah jatuh cinta di antaranya dopamine, phenylethylamine, adrenalin, endorphin. Umumnya, mereka yang tengah jatuh cinta akan mengalami gejala seperti ini: jantung berdetak lebih cepat ketika bertemu pujaan hati, nafsu makan berkurang, menjadi lebih mellow atau gombal (atau mungkin digombali-red) dari biasanya. Gejala tersebut ternyata berkaitan erat dengan berbagai hormon yang mengalami peningkatan produksi pada saat Anda sedang jatuh cinta.
Dopamine, jika Anda bertemu dengan si dia, hormon inilah yang akan bekerja. Reaksinya seperti kokain yang dapat membuat Anda ketagihan. Itulah yang membuat seorang yang sedang terkena 'panah si cupid' merasa selalu ingin bertemu dengan pasangannya.
Endorphin, tentu Anda sudah sering mendengar namanya. Hormon ini juga dihasilkan tubuh saat Anda asyik mengunyah cokelat. Hormon yang menghadirkan rasa bahagia ini, muncul saat Anda merasakan kegembiraan maupun orgasme. Hormon ini boleh dibilang 'morfin' bagi tubuh karena berdasarkan berbagai penelitian, struktur yang dimiliki endorphin sana dengan struktur yang dimiliki morfin yang akan menimbulkan efek 'melayang', menciptakan sensasi bahagia. Karena strukturnya disamakan dengan morfin, maka endorphin dianggap memiliki fungsi yang sama. Hanya saja yang membedakan, morfin membuat kecanduan sedangkan endorphin tidak. Namun, rupanya ketika kita jatuh cinta, hormon ini juga bekerja. Oleh karena itu, orang yang jatuh cinta merasa bahagia dan kadang-kadang jadi berlebihan.
Phenylethylamine dan adrenaline, kedua hormon ini saling berhubungan. Seberapa sering Anda mengirimkan (atau senang mendapat kiriman) rayuan gombal dengan kata-kata super-romantis ala Shakespeare? Anda harus tahu siapa 'dalangnya'. Ya, phenylethylamine yang menjadi otaknya. Sedangkan yang membuat jantung berdegup kencang atau membuat Anda kehilangan nafsu makan karena organ pencernaan bekerja lebih lambat akibat munculnya adrenaline. Keduanya saling berkaitan.
Itu tadi Sedikit info mengenai cinta yang berguna untuk tubuh. Semoga anda juga bisa merasakan Manfaat Cinta Bikin Tubuh Lebih Sehat. Semoga informasi mengenai Manfaat Cinta Bikin Tubuh Lebih Sehat ini berguna untuk anda.


